Home > Blog > Berencana membeli skuter listrik bekas? Begini cara memeriksa sisa masa pakai baterainya tanpa perlu pergi ke bengkel.

Berencana membeli skuter listrik bekas? Begini cara memeriksa sisa masa pakai baterainya tanpa perlu pergi ke bengkel.

By Evelyn July 9th, 2026 17 views
Saat membeli sepeda motor listrik bekas, kekhawatiran terbesar adalah mendapatkan unit dengan kondisi baterai yang buruk. Jangan khawatir—Anda tidak perlu repot pergi ke bengkel resmi; Anda bisa memeriksa kondisi baterai sendiri!
Tips #1: Periksa "Laporan Kesehatan Elektronik"
Banyak sepeda motor listrik modern memungkinkan Anda melihat *State of Health* (SOH) atau tingkat kesehatan baterai secara langsung pada layar dasbor. Cukup nyalakan kendaraan, masuk ke menu pengaturan, lalu cari bagian "Battery Management" (Manajemen Baterai) atau "Vehicle Health" (Kesehatan Kendaraan); persentase kesehatannya akan langsung terlihat di sana. Beberapa model juga mendukung pemeriksaan jarak jauh melalui aplikasi seluler resmi: setelah menghubungkan kendaraan, pilih opsi "Vehicle Health Check" (Pemeriksaan Kesehatan Kendaraan), dan dalam hitungan detik, Anda dapat melihat data kesehatan baterai yang tercatat dalam sistem pabrikan. Data ini berasal dari sumber yang sama dengan yang digunakan oleh bengkel resmi, sehingga tingkat akurasinya sangat dapat diandalkan.

Tips 2: Periksa kondisi fisik dan tegangan
Buka kompartemen baterai dan periksa apakah ada tanda-tanda baterai menggembung, bocor, atau berubah bentuk; periksa juga terminal baterai untuk melihat adanya oksidasi atau sambungan yang longgar. Selanjutnya, periksa tegangannya: setelah pengisian daya penuh, gunakan multimeter untuk mengukurnya. Angka sekitar 13V menunjukkan kondisi baterai yang baik; 12,5V menandakan kapasitas baterai tersisa sekitar 70% dari kapasitas awalnya; sedangkan angka di bawah 12V perlu diwaspadai.
Tips 3: Lakukan uji coba berkendara
Cara paling praktis adalah dengan melakukan uji coba langsung setelah pengisian daya penuh. Isi daya skuter listrik hingga penuh, catat estimasi jarak tempuh yang tertera di dasbor, lalu kendarai seperti biasa hingga sisa baterai mencapai sekitar 20% untuk mengetahui jarak tempuh sebenarnya. Bagi jarak tempuh aktual dengan estimasi jarak awal, lalu kalikan dengan 100; persentase yang diperoleh memberikan gambaran kasar mengenai kondisi kesehatan baterai. Jika kondisi kesehatan baterai di bawah 80%, jarak tempuhnya akan berkurang secara signifikan, jadi berhati-hatilah.
Kuasai tips-tips ini, dan Anda tidak perlu khawatir tertipu saat membeli skuter listrik bekas!
Pengalaman nyata pengemudi layanan transportasi daring: Menempuh jarak 200 km sehari—apakah skuter listrik benar-benar hemat biaya?
Previous
Pengalaman nyata pengemudi layanan transportasi daring: Menempuh jarak 200 km sehari—apakah skuter listrik benar-benar hemat biaya?
Read More
Saat ini, banyak pemilik mobil lebih memilih untuk terus mengendarai kendaraan bermesin pembakaran internal mereka yang sudah berumur daripada beralih ke mobil listrik bekas. Menurut Anda, apakah sikap ini masuk akal? Jika Anda hendak membeli mobil listri
Next
Saat ini, banyak pemilik mobil lebih memilih untuk terus mengendarai kendaraan bermesin pembakaran internal mereka yang sudah berumur daripada beralih ke mobil listrik bekas. Menurut Anda, apakah sikap ini masuk akal? Jika Anda hendak membeli mobil listri
Read More